PALOPO – Kabar guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kota Palopo yang disebut belum menerima gaji sejak November 2025 viral di media sosial.
Informasi ini pertama kali ramai setelah diunggah oleh Sulaiman Hasli Tangarang melalui akun Facebook pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, ditampilkan foto bersama aparatur mengenakan seragam Korpri dengan latar Kantor Wali Kota Palopo.
Pada bagian bawah gambar tertulis narasi bahwa P3K Guru Kota Palopo belum menerima gaji sejak November 2025.
Baca Juga: KBRI Siagakan Opsi Evakuasi WNI di Iran Bila Ketegangan Iran dan Amerika Serikat Makin Meruncing
Unggahan itu juga disertai kalimat bernada sindiran, “Biar lambat dibayarin gajinya yang penting pake baju Korpri sayemmku,” yang kemudian memantik beragam reaksi warganet.
Postingan Sulaiman Hasli Tangarang langsung mendapat perhatian publik. Sejumlah pengguna media sosial turut mengomentari kondisi yang disebut dialami para guru P3K.
Salah satu komentar menyebut, “P3K manusia juga butuh makan apalagi bulan puasa bosku,” yang menggambarkan keprihatinan terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.
Selain itu, beredar pula ilustrasi yang memperlihatkan ekspresi bahagia saat pelantikan P3K paruh waktu, namun berubah sedih saat momen penggajian.
Jika benar terjadi keterlambatan pembayaran, kondisi ini tentu berdampak pada kebutuhan hidup para guru, terlebih menjelang bulan Ramadan yang biasanya meningkatkan kebutuhan rumah tangga.
Publik berharap ada penjelasan resmi dari pihak pemerintah daerah Kota Palopo agar persoalan ini tidak menimbulkan keresahan lebih luas.
Hingga kabar ini beredar luas di media sosial, belum ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah terkait mengenai penyebab keterlambatan pembayaran gaji guru P3K tersebut.