• Sabtu, 18 April 2026

Unggahan Perpisahan di Akun Instagram @spenduci.official Betapa Dalam Jejak Yadi Supriadi di SMPN 2 Cibugel

Photo Author
Tatang Tarmedi, Sumedang 24 Jam
- Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB
Unggahan perpisahan di akun Instagram @spenduci.official menjadi saksi betapa dalam jejak yang beliau tinggalkan. _"Terima kasih atas bimbingan, keteladanan, dan motivasi yang telah diberikan kepada seluruh warga sekolah SMPN 2 Cibugel,"_ tulis mereka.
Unggahan perpisahan di akun Instagram @spenduci.official menjadi saksi betapa dalam jejak yang beliau tinggalkan. _"Terima kasih atas bimbingan, keteladanan, dan motivasi yang telah diberikan kepada seluruh warga sekolah SMPN 2 Cibugel,"_ tulis mereka.

 

CIBUGEL— Ruangan guru dan Ruangan Kepala SMPN 2 Cibugel tidak ada akan pernah ada lagi derap langkah pelan dan dalam seorang Yadi Supriadi, seorang kepala sekolah yang bijak dan mengayomi.

Keluarga besar SMPN 2 Cibugel resmi melepas sosok yang selama ini menjadi nahkoda mereka: Setelah bertahun-tahun membimbing dengan keteladanan dan motivasi yang tak pernah padam.

Pak Yadi kini harus melanjutkan pengabdian di tempat baru sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Jatinangor. Penempatan tugas baru ini menjadi kebanggaan, sekaligus perpisahan yang menyesakkan dada bagi guru dan staf TU SMPN 2 Cibugel

"Beliau bukan hanya kepala sekolah. Beliau bapak, guru, dan sahabat bagi kami semua," ujar salah satu guru dengan suara bergetar dan binaran cahaya mata yang sembab.

Baca Juga: Papan Tulis Interaktif (Interactive Flat Panel) Disorot Dunia: Indonesia Bertransformasi ke Pendidikan Digital Modern

Di bawah kepemimpinannya, SMPN 2 Cibugel bukan sekadar gedung dan papan tulis. Ia tumbuh menjadi rumah kedua yang hangat, tempat setiap siswa merasa didengar dan setiap guru merasa dihargai.

Unggahan perpisahan di akun Instagram @spenduci.official menjadi saksi betapa dalam jejak yang beliau tinggalkan. _"Terima kasih atas bimbingan, keteladanan, dan motivasi yang telah diberikan kepada seluruh warga sekolah SMPN 2 Cibugel,"_ tulis mereka.

Kalimat sederhana yang menyimpan ribuan kenangan: tentang nasihat di lorong sekolah, tentang dorongan saat siswa hampir menyerah, tentang teladan disiplin yang tak pernah ia teriakkan, tapi ia contohkan.

Baca Juga: Work From Home (WFH) bagi ASN selama 1 hari Potensi Hemat APBN Capai Rp 6,2 T

Kini, langkah Pak Yadi akan membawa cahaya pendidikan ke SMPN 1 Jatinangor. Ada bangga, tentu saja. Namun bagi sekitar 200 lebih siswa dan puluhan guru yang ditinggalkan, ada ruang kosong yang tak mudah diisi.

Selamat melanjutkan pengabdian di sekolah yang baru, Pak Yadi. Jejak bapak di SMPN 2 Cibugel tak akan pernah luntur. Semoga setiap langkah bapak selalu membawa cahaya pendidikan yang lebih baik untuk anak-anak Indonesia. Aamiin. *****

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tatang Tarmedi

Tags

Terkini

X