• Sabtu, 18 April 2026

SMP Negeri 2 Rancakalong Gelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, Fokus pada Pemetaan Mutu Siswa

Photo Author
Tatang Tarmedi, Sumedang 24 Jam
- Rabu, 8 April 2026 | 12:06 WIB
SMP Negeri 2 Rancakalong Kabupaten Sumedang secara resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2026  (Tatang Tarmedi)
SMP Negeri 2 Rancakalong Kabupaten Sumedang secara resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2026 (Tatang Tarmedi)


SUMEDANG – SMP Negeri 2 Rancakalong Kabupaten Sumedang secara resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2026 bagi seluruh siswa kelas 9.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin, 6 April hingga Kamis, 9 April 2026 ini, menjadi instrumen penting dalam memetakan kemampuan dasar siswa di tingkat akhir sekolah menengah pertama.

Ketua Panitia TKA sekaligus Wakasek Kurikulum, Apipudin, S.Pd., menjelaskan bahwa tes ini memfokuskan pada dua instrumen penilaian utama, yaitu Numerasi (Matematika) dan Literasi (Bahasa Indonesia).

Berbeda dengan ujian konvensional, soal-soal TKA tahun ini dirancang untuk menguji logika dan keterhubungan materi dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Menghalangi Tugas Wartawan Didik Kristianto dan Hernan Qurianto Divonis 4 Bulan Penjara

"Tujuannya bukan sekadar angka, melainkan untuk mengukur kemampuan dasar siswa dari materi yang telah didapatkan selama ini," ujar Apipudin saat diwawancarai di sela-sela kegiatan.

Tahun ini, sebanyak 131 siswa mengikuti ujian yang sepenuhnya berbasis digital (online) menggunakan perangkat Chromebook. Apipudin menyatakan bahwa penggunaan Chromebook sangat mempermudah proses administrasi dan teknis.

Meskipun sistem penilaian dilakukan secara otomatis oleh pusat dan hasilnya baru akan diumumkan pada bulan Mei mendatang, pihak sekolah telah melakukan persiapan matang guna mengantisipasi kendala teknis.

Kesiapan Infrastruktur: Pengecekan perangkat dan stabilitas jaringan internet dilakukan secara berkala sebelum hari pelaksanaan. Bimbingan Khusus: Siswa mendapatkan jam tambahan belajar di sore hari untuk mendalami materi Literasi dan Numerasi.

Selain sebagai alat pemetaan sekolah, hasil TKA ini memiliki nilai strategis bagi para siswa. Sertifikat yang diterbitkan nantinya akan menjadi salah satu dokumen pendukung atau syarat bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (SMA/SMK).

Apipudin berpesan kepada seluruh siswa agar menjaga kesiapan teknis dan mental. "Anak-anak harus siap secara teknis karena kita menggunakan alat, namun yang terpenting adalah persiapan pembelajaran karena soal TKA ini lebih mengedepankan logika berpikir," pungkasnya. ****

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tatang Tarmedi

Tags

Terkini

X